JMFW 2026 Gelar Koleksi Fashion Terinspirasi Sawah Pertanian

JAKARTA, Waynews.id –Panggung Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 juga menghadirkan koleksi busana untuk pria. Letti, menghadirkan koleksi tersebut, terinspirasi dari ketenangan sawah pertanian.

“Koleksi ini bertema ‘Serenity Field’ yang terinspirasi dari nilai-nilai alam sawah, sebagai simbol ketenangan dan kemakmuran agraria Indonesia,” kata pendiri Letti, Beny Kurniawan.

Berakar kuat pada filosofi ‘Sawah adalah cermin sabar, menunggu benih menjadi berkah’, koleksi ini menyandingkan kesederhanaan dengan keanggunan, sebuah penghormatan mendalam pada ritme menanam dan memanen di Indonesia.

Menurut Beny, koleksi tersebut merespons tema sentral tahun ini di JMFW 2026, yaitu ‘Essential Lab’. Nah, berangkat dari narasi warisan budaya,  akhirnya ‘Serenity Field’ diwujudkan dalam pakaian kasual modern.

“Saya berharap lewat koleksi ini, generasi muda dapat lebih mudah terhubung serta merasa bangga dengan identitas budaya Indonesia,” ujar Beny.

Palet Warna Bumi

Koleksi ini berupa delapan tampilan busana siap pakai (ready-to-wear). Setiap koleksinya, kata Beny, jadi cara untuk menuturkan kisah di balik warisan budaya melalui desain yang kekinian dan mudah dipakai sehari-hari.

Inspirasi terasering hijau, warna emas saat pada musim panen, dan semangat tangguh para petani diinterpretasikan melalui 8 tampilan (looks) yang dipamerkan di panggung parade gelaran busana (fashion show). Koleksi ini bertujuan membawa nuansa pedesaan yang menenangkan ke dalam gaya hidup urban.

Siluet Serenity Field menekankan pada fungsionalitas dan kenyamanan, mengadopsi potongan relaxed cuts, detail wrap, dan layering yang terinspirasi dari busana kerja petani. Sedangkan pada palet warna koleksi secara keseluruhan menggunakan earth tone yang kental bernuansa alam, meliputi olive, gold, khaki, blue grey, hingga navy, selaras dengan visual kekayaan bumi Indonesia yang stabil dan menenangkan.

Pasar Global

Beny Kurniawan menegaskan bahwa keikutsertaan LETTI di JMFW 2026 merupakan langkah strategis untuk memvalidasi tren lokal di panggung global sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar modest fashion dunia.

“Kami sangat excited dengan perhelatan JMFW 2026 ini. Tema ‘Essential Lab’ memberi kami panggung untuk menguji coba dan mengembangkan citra brand Letti sebagai merek yang membawa DNA budaya lokal ke pasar global, terutama setelah Indonesia menduduki peringkat pertama di sektor modest fashion Global Islamic Economy Report,” ujar Beny.

Menurut Beny, peran JMFW jauh melampaui sekadar peragaan busana; gelaran ini menjadi platform strategis untuk penetrasi pasar yang lebih luas. “Kami menargetkan perluasan pengenalan market dan peningkatan brand awareness tentunya. Kami menanam kisah warisan dan budaya, dan kami yakin juga JMFW adalah lahan subur untuk memanen konektivitas dan apresiasi, yang akan memperkuat ekosistem fesyen nasional secara keseluruhan,” tutup Beny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed