JAKARTA, Waynews.id – Nestlé Professional membuka 500 Kedai Nescafe di 80 kota di Indonesia. Kedai kopi ini membidik pecinta es kopi jalanan dengan berbagai rasa yang disukai anak muda.
“Nestle secara grup selalu memegang motto Good food, Good life, termusk produknya yang diluncurkan sudah melalui riset mendalam. Jadi gak hanya enak, tetapi juga bernutrisi, dan sejalan dengan itu, kami menghadirkan kedai kopi Nescafe dengan kopi berkualitas tinggi,” ujar Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia di sela peluncuran Kedai Nescafe di Jakarta.
“Kedai kopi ini bukan sekedar menghadirkan produk baru, tetapi juga menyajikan kopi legendaris dengan eksperimen baru,” lanjut Sufintri.
Country Business Manager Nestlé Professional Indonesia Indonesia Mochamad Machfud mengatakan, pembukaan Kedai Nescafe ini sangat pas dengan gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin menggemari kopi.
“Saat ini, kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan 79% penduduknya merupakan pecinta kopi yang sebagian besar menikmati kopi setiap hari. Sebagai merek kopi terbesar Nestlé dan salah satu kopi yang disukai di dunia, Nescafe terus hadir mendampingi masyarakat Indonesia dengan kualitas dan cita rasa kopi terbaik,” kata Machfud.
Pengembangan model bisnis ini merupakan upaya untuk menjangkau konsumen melalui pendekatan yang lebih inklusif. Data Snapcart tahun 2023 menunjukkan bahwa 79% penduduk Indonesia merupakan pecinta kopi yang sebagian besar menikmati kopi setiap hari.
Sementara itu, laporan survei yang dilakukan JakPat pada 2024 menyebutkan satu dari lima Gen Z menghabiskan Rp25 ribu – Rp50 ribu demi membeli kopi per gelas. Sekitar 31% mengakui setidaknya mengonsumsi kopi 1-2 kali dalam sehari.
Machfud menjelaskan, Kedai Nescafe dirancang dengan konsep grab and go dan hadir di titik-titik yang dekat dengan keseharian masyarakat, sehingga para pecinta kopi dapat lebih mudah menikmati kopi berkualitas, namun tetap terjangkau, kapan pun mereka mau. Untuk menjaga kualitas dan konsistensi layanan di seluruh gerai Kedai Nescafe, saat ini Nestle menggandeng PT Ansena yang sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun di industri Food & Beverage sebagai operator Tunggal.
“Kami tidak menawarkan kemitraan model franchise. Model bisnis non-kemitraan/non-franchise ini dirasa paling tepat untuk dapat menjaga komitmen Nestlé Professional dalam segi penerapan standar kualitas sesuai dengan nilai dan prinsip Nestlé Indonesia,” tegas Machfud.
Kedai Nescafe mulai hadir pada Januari 2025 dan menyajikan beragam pilihan minuman kopi Nescafe, dan menu non–kopi lainnya seperti Milo dan Nestea.
“Hingga saat ini, lebih dari 500 Kedai Nescafe telah hadir di lebih dari 80 kota seperti Solo, Yogyakarta, Semarang, Kudus, Banyumas, Pekalongan, Tasikmalaya, Bandung, Tangerang, Bekasi, dan berbagai kota lainnya,” papar Machfud.
Es Kopi Klepon
Setiap minuman disiapkan dengan bahan baku dan teknik penyajian khusus salah satunya dengan memakai shaker, sehingga menghadirkan cita rasa yang konsisten sekaligus sensasi menikmati kopi yang lebih segar dan menarik.
Kehadiran Kedai Nescafe juga mendapat sambutan hangat dari Raisa, Brand Ambassador Nescafe Indonesia. “Bagi saya, secangkir kopi bukan hanya pelengkap rutinitas, tetapi juga cara untuk memulai hari, momen untuk berhenti sejenak dan menemukan inspirasi di tengah kesibukan,” kata Raisa.
Raisa pun mengenalkan Nescafe Es Kopi Klepon, perpaduan antara kopi premium Nescafe yang khas dengan cita rasa manis gula aren dan gurih kelapa ala klepon, salah satu jajanan tradisional yang digemari masyarakat Indonesia.(WN)

.gif)
%20(2).png)
.png)
